Pages

Tuesday, 3 June 2014

Marah Besar, China Ancam Jadikan AS sebagai Musuh

Marah Besar, China Ancam Jadikan AS sebagai Musuh
Kepala Pentagon Amerika Serikat, Chuck Hagel, di Singapura, berkomentar yang membuat China marah. Foto: Fox News/AP.
BEIJING - Pemerintah China marah besar atas komentar Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Chuck Hagel, yang menyebut China melakukan tindakan destabilisasi karena berambisi menguasai Laut China Selatan. Pihak Beijing pun mengancam akan menjadikan AS sebagai musuh.

Ancaman itu disampaikan pejabat tinggi di Departemen Pertahanan China, Mayor Jenderal Zhu Chenghu, kepada Wall Street Journal, kemarin (31/5/2014). Jenderal Chenghu menyatakan, bahwa AS telah membuat kesalahan strategis karena menilai China seperti itu.

Komentar Hagel itu muncul dalam pidatonya dalam Pertemuan Puncak Keamanan Regional di  Shangri – La, Singapura, Sabtu kemarin.”Tuduhan itu tidak berdasar dan bahwa Amerika membuat kesalahan sangat strategis dalam pendekatan mereka terhadap China,” kata Chenghu.

Jenderal Chenghu yang merupakan profesor di Universitas Pertahanan Nasional China, menuduh Hagel munafik dengan berkomentar seperti itu.”Dalam pandangannya (Hagel) apa yang dilakukan orang China adalah ilegal, dan apa pun yang orang Amerika lakukan adalah benar,” sindir jenderal China itu mengacu kepada kepala Pentagon AS.

Dia menekan AS untuk memperlakukan China sebagai mitra yang sejajar. Jika tidak, China mengancam akan menjadikan AS sebagai musuh.”Jika Anda (AS) menjadikan China sebagai musuh, Cina benar-benar akan menjadi musuh AS,” ancam Jenderal Chenghu.

“Jika Amerika menjadikan China sebagai musuh, kita, China harus mengambil langkah-langkah untuk membuat diri kita memenuhi syarat sebagai musuh AS. Tapi, jika Amerika menjadikan China sebagai teman, maka China akan menjadi teman yang sangat setia, yang akan kooperatif,” tegas dia.

Ketegangan terbaru antara AS dan China itu bermula dari memanasnya sengketa pulau di Laut China Selatan antara China dan negara-negara ASEAN, yakni Vietnam, Filipina, Malaysia dan Brunei.

Terakhir, puluhan kapal China mengepung kapal Vietnam, sebelum akhirnya salah satu kapal China menabarak dan menenggelamkan kapal Vietnam. Insiden itu terjadi tak jauh dari lokasi pengeboran minnyak di kawasan Laut China Selatan.

Sindo

RIMPAC 2014 arena latihan internasional angkatan laut

RIMPAC 2014 arena latihan internasional angkatan laut
Satgas RIMPAC KSAL Laksamana TNI Marsetio (ketiga kiri) memeriksa personel Korps Marinir TNI AL yang tergabung dalam satgas latihan bersama Multilateral Rim Of Pasific (Latma RIMPAC) 2014 di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara, Jumat (30/5). Latma RIMPAC 2014, itu TNI AL melibatkan kapal perang jenis Landing Platform Deck (LPD) KRI Banda Aceh-593, satu kompi Korps Marinir, satu unit helikopter Bolcow BO-105, dua unit tank LVT-7 Korps Marinir, serta satu unit Rhip-Impac Kopaska yang nantinya akan bergabung dengan 23 negara di Pearl Harbour Training Area dan perairan Kepulauan Hawaii, Amerika Serikat pada 25 Juni-1 Agustus 2014.

Jakarta  - "Kami senang TNI AL bisa mengirimkan kapal perangnya menuju RIMPAC 2014. Mereka profesional dan sangat bersemangat. Kehadiran kapal perang dan personel TNI AL ini sangat kami nantikan," kata Atase Angkatan Laut Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Captain (kolonel) Richard Stackpole.

Dia menyatakan itu seusai upacara pemberangkatan satuan tugas TNI AL ke RIMPAC 2014, di dermaga Komando Lintas Laut Militer TNI AL, Tanjung Priok, Jumat. Adalah Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Marsetio, yang memimpin upacara militer melepas pelayaran KRI Banda Aceh-593 dengan 226 personel TNI AL plus seorang jurnalis foto Kantor Berita ANTARA di dalamnya.

KRI Banda Aceh-593 menjadi representasi, "duta besar" dan refleksi kekuatan maritim Indonesia di panggung internasional bertajuk Latihan Bersama Multilateral Rim of the Pacific 2014, bertempat di Pangkalan Utama Armada Ketujuh Angkatan Laut Amerika Serikat, Pearl Harbour, Hawaii, pada pekan ketiga Juni hingga awal Agustus mendatang.

Menurut jadual dan silabus yang diperoleh, ada banyak jenis latihan yang akan diikuti personel TNI AL selama mengikuti misi RIMPAC 2014 bersama 23 negara mitranya. Bukan cuma dari lingkar Pasifik saja, melainkan juga dari Eropa Barat (Prancis, Inggris, dan Belanda), hingga negara Nordik, yaitu Norwegia.

Tercatat 23 negara itu adalah Jepang, Chile, Korea Selatan, Singapura, Kanada, Norwegia, Peru, Brunei Darussalam, Kolombia, Selandia Baru, Meksiko, Belanda, Filipina, Thailand, China, Tonga, India, Perancis, Australia, dan Amerika Serikat sebagai tuan rumah.

RIMPAC 2014 merupakan seri latihan multilateral tetap yang digagas US Pacific Command (gabungan semua matra Angkatan Bersenjata Amerika Serikat di Pasifik, berkedudukan juga di Hawaii) sejak belasan tahun lalu.

TNI AL telah tiga kali ikut, namun selama ini hanya mengirimkan kontingen Korps Marinir TNI AL memakai jalur penerbangan umum; kali ini menghadirkan proyeksi kekuatan melalui KRI Banda Aceh-593 (kelas Makassar, Landing Platform Dock), dengan komandan kapal/komandan satuan tugas, Letnan Kolonel Pelaut Arief Budiman.

Apa saja latihan yang akan dijalani di sana?

Latihan itu meliputi Communication Exercise, Tactical Maneuvres, RASD Approaches, Damage Control Exercise, Emergency Drills, Screen Exercise, Helicopter Deck Landing Exercise, Medical Casualty Drills, Photo Exercise, Command Post Exercise, Serialized Training, SAR Exercise, NavCommex, Humanitarian Disaster Relief Exercise, Man Overboard Drills, Engineering Drills, dan Small Arms Shoot.

Juga Main Battery Shoot, Publication Exercise, Air Defence Command Exercise, Interoperability with Collition Forces, Amphibious Raid Operations, Non-Combatant Evaluation Operation, Fire Support Coordination Exercise, Night Helicopter Deck Landing, dan Combine Marksmen Program-Live Fire.

Masih ada Transition MAGTF C2 Ashore, Support Experementation, Command Post Exercise, Shallow Water Equipment Training, AAV Integration Exercise, Helicopter Crossdeck Exercise, dan Surface Serialized.

Salah satu komponen kontingen TNI AL dalam RIMPAC 2014 adalah personel Korps Marinir TNI AL, di antaranya regu Detasemen Jalamangkara, yang salah satu keahliannya adalah tembak runduk dan senyap serta infiltrasi/eksfiltrasi, sabotase, dan intelijen maritim.

Korps Marinir TNI AL, sebagaimana pernah dinyatakan Komandan Korps Marinir TNI AL, Mayor Jenderal TNI (Marinir) Achmad F Washington, cenderung mengambil postur dan organisasi sama seperti mitra Amerika Serikatnya, Korps Marinir Amerika Serikat, yang menjadi matra tersendiri dalam Angkatan Bersenjata Amerika Serikat.

Pesan Marsetio kepada semua anggota satuan tugas itu, salah satunya, adalah agar mereka semua itu mampu menyerap ilmu pengetahuan baru, mempelajari doktrin baru, dan implementasi interoperabilitas yang akan dilatihan di sana. (*)


Antara 

Dua Polisi Polda Papua Ditembak, 1 orang tewas

Jakarta - Dua anggota polisi dari polda papua yang sedang di BKO diduga ditembak Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kampung Yagobak, Distrik Tiom, Lanny Jaya, Papua. Dalam penembakan tersebut 1 orang tewas dan 1 orang mengalami luka-luka.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Sulistiyo Pudjo mengatakan korban tewas dalam insiden tersebut atas nama Bripda Ervan dan korban luka Brigpol Arnold Rany. Adapun penembakan terhadap dua anggota polisi tersebut terjadi pada Jumat (30/5/2014) sore hari pukul 16.20 WIT.

Penembakan terjadi saat kedua korban sedang menuju Polres Tiom melewati APMS Kaonal di Kampung Yagobak, tiba-tiba di tengah jalan terjadi penghadangan oleh kelompok kriminal bersenjata.

"Kelompok kriminal bersenjata tersebut menembak Bripda Ervan yang mengenai dada sebelah kiri lalu tangan kiri dibacok dengan sanjata tajam. Sementara Brigpol Arnold Rany hanya mengalami luka sebelah pelipis sebelah kanan," kata Kombes Pol Sulistiyo Pudjo kepada detikcom, Jumat (29/5/2014).

Usai ditembak, Bripda Ervan langsung dilarikan ke RSUD Tiom. Namun sayang nyawa korban tidak dapat tertolong.

"Bripda Ervan tewas akibat kena tembak di dada kiri dan lengan kiri luka kena sajam sedangkan Brigpol Arnold hanya luka terserempet peluru di pipi kanan," terangnya.

lanjutnya, setelah mendapat informasi penembakan tersebut anggota polisi langsung menuju TKP melakukan pengejaran terhadap pelaku. Namun saat pengejaran, pelaku telah melarikan diri ke hutan.

"Saat ini anggota Polres Lanny Jaya sedang olah TKP dengan pengamanan anggota Brimob dan TNI. Akibat penembakan tersebut situasi di Kabupaten Lanny Jaya masih dalam keadaan siaga satu," jelasnya.

Detik