Pages

Friday, 22 August 2014

PT Pindad Kembangkan Senjata SS1 Marinir


Kendaraan tempur pindad
Kendaraan tempur pindad

BANDUNG--PT Pindad, terus berinovasi mengembangkan produknya. Saat ini, BUMN tersebut sedang menyiapkan senjata marinized SS1 yang disiapkan untuk marinir.
''Jadi senjata ini untuk medan berat seperti sungai,'' ujar Dirut PT Pindad, Sudirman Said kepada Republika, Ahad petang (18/8).
Perlu diketahui, proses pelapisan khusus, menjadikan senjata SS1 Marinized tahan terhadap air laut atau tidak mudah berkarat. Bahkan, senjata tetap berfungsi setelah terendam lumpur atau pasir. Sentuhan warna yang elegan, membuat SS1 Marinized tampak lebih gagah.
Menurut Sudirman, untuk senjata tempur PT Pindad sedang menyelesaikan modifikasi (retrofit) tank AMX-13 milik TNI. Populasinya besar, sekitar 40 unit se- Indonesia. Untuk tahap pertama, PT Pindad akan menyerahkan 9 unit ke Dephan.  ''Kalau ini berhasil, bisa dapat tambahan,'' katanya.
Sedangkan untuk SS1 Marinized, kata dia, ordernya belum ada. Karena, baru tahap perkembangan. Tapi, produk yang lain, banyak sekali. Misalnya, roket yang sifatnya development.
Dikatakan Sudirman, untuk tank, PT Pindada akan bekerja sama dengan Eropa. Karena, tank itu ada dua komponen. Yakni, komponen kendaraan dan turet ( untuk senjatanya). Secara kendaraan, PT Pindad cukup mapan karena memiliki pengalaman dalam memproduksi vanser.  ''Turet, akan kerja sama dengan perusahaan Perancis,'' katanya.
Kalau kerja sama dengan Perancis, kata dia, mereka akan membangun pabrik di Indonesia. Jadi, nantinya PT Pindad bisa menyuplai ke partner Perancis. Misalnya, negara Arab. ''Kami sudah sertifikasi. Jadi secara industri kami memenuhi syarat menjadi pemasok mereka,'' katanya.

REPUBLIKA

Ulangi Kisah Osama, 100 Agen CIA Buru Bos ISIS

Ulangi Kisah Osama, 100 Agen CIA Buru Bos ISIS
Pasukan khusus AS dan target buruannya, Abu Bakar al-Baghdadi (kanan bawah). | (Mirror)
WASHINGTON - Sekitar 100 agen rahasia CIA dan pasukan khusus Amerika Serikat (AS) dikerahkan untuk memburu pemimpin kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), Abu Bakar al-Baghdadi, 42.

Pemerintah AS menganggap perburuan terhadap Baghdadi mirip dengan perburuan pendiri al-Qaeda, Osama bin Laden. Sebab, seperti halnya Osama bin Laden, Baghdadi juga dijuluki AS sebagai “hantu” karena tidak meninggalkan jejak, meskipun pengikutnya banyak.

Ini adalah perburuan kontra teror terbesar AS sejak mereka berhasil melacak dan membunuh Osama bin Laden tahun 2011. AS juga mengerahkan pesawat mata-mata, citra satelit dan melakukan penyadapan telepon untuk membantu perburuan itu.

“Al-Baghdadi sulit dipahami tetapi ia akan ditemukan pada akhirnya,” kata sumber intelijen AS, seperti dikutip Mirror, Senin (18/8/2014) .”Pasukannya yang meregang sehingga panggilan telepon pasti akan dilakukan. Ini yang akan jadi titik lemah (Baghdadi),” lanjut sumber itu.

Sementara itu, Inggris juga ikut mengerahkan pesawat mata-mata untuk ikut memerangi ISIS. Menteri Pertahanan Inggris, Michael Fallon, mengisyaratkan bahwa pasukan Inggris bisa terlibat dalam pertempuran dengan ISIS.

”Kita tidak bisa tahu persis bagaimana hal ini akan terungkap. Ini bukan sekadar misi kemanusiaan,” ujar Fallon.


Sindo 

Tank AMX-13 Retrofit Pindad Siap Unjuk Kemampuan


BANDUNG,  - Sebanyak 10 tank AMX-13 hasil retrofit PT Pindad siap unjuk kemampuan pada rangkaian HUT TNI, 5 Oktober mendatang. Tank buatan Prancis itu akan tampil "manglingi" karena sudah dipermak fiturnya sehingga lebih gahar.
Menurut Direktur Utama PT Pindad, Sudirman Said di sela-sela Lomba Menembak Agustusan di Bandung, Minggu (17/8), retrofit yang merupakan tugas dari Kemenhan itu menyasar tank dengan populasi besar. "Kami akan menyelesaikan retrofit Tank AMX, tank dengan populasi besar sekitar 400-an di Tanah Air. Kecuali body-nya, semua komponennya diperbaharui," jelas pria kelahiran Brebes itu.
Direktur Operasi Produk Pertahanan dan Keamanan, Tri Hardjono menambahkan, keseluruhan tank yang di-retrofit pada tahap pertama sebanyak 13 unit. Sepuluh di antaranya minta ditampilkan pada hari jadi TNI guna diperkenalkan. "Rencananya, akhir tahun diserahkan. Meski demikian, semua unit yang kita perbaharui telah memperoleh sertifikat lulus pengujian dari Dislitbang AD," katanya.
Usai disegarkan, tank yang termasuk alutsista sepuh itu berubah menjadi tank modern. Tak lagi mekanik, sistem penggeraknya sudah elektronik. Alat tempur tersebut juga bisa mengadopsi amunisi terbaru.
"Kita barukan sistem automotif-nya, transmisi dan enginennya sehingga memiliki kemampuan tank modern, dan paling utama sistem persenjataannya," jelas direktur yang berasal dari Purworejo itu.
Dengan sentuhan tersebut, tank kelas ringan itu mampu bermanuver sangat lincah. Di tubuhnya tertanam mesin Navistar asal AS berkekuatan 320 HP yang sanggup melaju hingga 70 Km per jam.
Tak hanya itu, tank AD tersebut juga sanggup melahap beragam medan. Hal itu merujuk pada hasil pengujian di trek Jabar selatan yang lengkap termasuk kualifikasi offroad. Di kawasan Sukabumi, tank itu sudah melalui uji pasir, uji pantai, dan tanjakan.
Untuk melindungi sekaligus kemampuan menyerang, ukuran cannon-nya pun diubah. Dari semula 75 mm menjadi 105 mm. Presisinya pun semakin akurat karena digerakan secara elektronik.
"Dengan perubahan itu, AMX-13 memiliki  daya jangkau yang lebih jauh. Daya tembak jauh lebih besar, dan bisa digunakan untuk amunisi modern," jelas Tri Harjono yang sempat menjadi Pjs Dirut Pindad itu.

Suara Merdeka