Pages

Monday, 3 November 2014

Joyride Panser Anoa Yonif 201/ Jaya Yudha


 
Berkeliling dengan Panser Anoa (Elza/ detikcom)
Berkeliling dengan Panser Anoa 


Jakarta – Yonif 201/Jaya Yudha yang merupakan batalyon pengamanan Ibukota membuka program open to public. Mulai minggu depan, batalyon ini mengizinkan masyarakat untuk joyride dengan ranpur (kendaraan tempur) panser Anoa.
Dalam acara launching program yang digelar di markas Yonif 201/Jaya Yudha, Jl Raya Bogor KM 28, Pasar Rebo, Jaktim, Sabtu (1/11/2014), 23 Camat di wilayah Jakarta Timur dan Depok, Jawa Barat, diundang untuk hadir. Para Camat ini diminta untuk menjadi perantara mensosialisasikan program.
“Kita akan open to public, masyarakat bisa joy ride dengan Panser Anoa. Rencana mulai minggu depan setiap hari sabtu jam 8-10 pagi, sekalian pemanasan ranpur dari pada kosong, kita ajak masyarakat,” ujar Danyonif 201/Jaya Yudha di lokasi, Letkol Inf Bangkit Widodo.
Bangkit menyatakan program ini dilakukan karena TNI sendiri adalah milik rakyat. Salah satu wujud pertanggungjawaban TNI kepada rakyat salah satunya melalui program ini.
“Saya ingin batalyon ini jadi milik masyarakat. Kami ini kan milik rakyat juga. Bapak-bapak dan ibu-ibu Camat kami harap menjadi komunikator bagi masyarakat untuk sosialisasikan program ini. Semoga Camat bisa menyuarakan ke rakyat,” kata Bangkit.
“Untuk anak TK dan PAUD bisa juga berkunjung ke sini. Kita ingin kenalkan, bahwa cinta tanah air bisa ditumbuhkan mulai dari segala profesi, termasuk militer, agar menumbuhkan sifat ksatria mereka,” tambahnya.
Joyride akan dilakukan di sekitar markas batalyon ini gratis tanpa dipungut biaya. Camat-camat yang diundang secara khusus adalah yang berada di Jaktim dan Depok karena markas batalyon ini berada di 2 wilayah tersebut. Dengan demikian warga-warga sekitar batalyon bisa mendapat informasi. Meski begitu menurut Bangkit, warga dari daerah mana pun diperbolehkan datang untuk mengikuti joy ride dengan ranpur setiap minggunya.
“Kalau animonya bagus, nanti kita akan siapkan slot waktunya lagi. Anak buah saya siap membantu dan melayani. Kita juga akan buat program untuk anak-anak sekolah,” jelas Bangkit.
Panser Anoa
Bagi sekolah-sekolah baik dari TK hingga SMA bisa melakukan kunjungan ke batalyon ini sekaligus joy ride dengan ranpur. Waktunya bisa disesuaikan dengan sekolah masing-masing.
“Waktunya bisa kapan aja. Senin sampai Minggu, tolong disosialisasikan ke sekolah-sekolah. Bagi mereka yang kegiatan ekstrakurikuler mungkin. Jadi agar mereka bangga, ini Anoa kan alutsista buatan dalam negeri,” tukas Bangkit.
Para Camat yang hari ini diajak berkeliling markas batalyon dengan Anoa pun mengapresiasi program yang digagas oleh Bangkit. Mereka mengaku akan sosialisasikan program ini kepada masyarakat.
“Ini patut diapresiasi karena selama ini jangankan masyarakat biasa, kami yang aparatur negara saja takut lihat tentara. Saya menyambut baik, akan saya informasikan kepada masyarakat Cimanggis. Lewat para Lurah dan kegiatan masyarakat,” ucap Camat Cimanggis Usman Haliyana dalam kesempatan yang sama.

Detik.com

Mengintip Pembuatan Rudal Rusia


 
image
Setelah melihat pembuatan Sukhoi SU-34 dan Kapal selam Kilo Rusia, kali ini penulis akan menyajikan foto-foto keren pembuatan rudal Rusia, antara lain: Sistem rudal anti pesawat portabel Igla, Missile systems Ataka (“Attack”) Chrysantemum-S dan Tactical ballistic missile systems Iskander. Mari kita lihat.
image
image
image
image
image
image
image
image
image
image
image
image
Rudal Ataka atau NATO biasa menyebut AT-9 spiral Merupakan versi upgrade dari rudal Shturm dapat dipasang pada kendaraan lapis baja (versi Ataka T) atau heli tempur. Rudal ini memiliki jarak jangkau 6000m mampu menghancurkan kendaraan lapis baja maupun helicopter yang terbang rendah
image
image
SS-26 Iskander adalah Rudal Balistik jarak pendek (SRBM) buatan Rusia yang dikembangkan sejak awal tahun 1980 dan sering dijuluki “Son of Scud”. Iskander-M memiliki jarak jangkau 400 kilometer, sedangkan versi ekspor Iskander-E berjarak jangkau 280 kilometer. Rudal Iskander mampu meluncur hingga kecepatan 7 Mach (2200 meter per detik) yang membuatnya susah untuk dicegat rudal Anti-Ballistic.
image
image

JKGR

Indo Defence 2014

 
Kaplan, FNSS Turki (photo: DEFESA Global)
ilustrasi: Kaplan, FNSS Turki (photo: DEFESA Global)

Jakarta – Kementerian Pertahanan akan menggelar pameran tahunan alat-alat pertahanan dan persenjataan Indo Defence 2014 yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta, 5-8 November 2014 mendatang.
Pameran industri pertahanan berskala internasional itu akan diikuti 29 negara dari 56 negara yang diundang. Diantaranya, Qatar, Malaysia, Republik Belarusia, Timor Leste, Jepang, Serbia, Pakistan, Swedia, Portugal, Laos, Polandia, Filipina, Brazil, Vietnam.
Turki, Republik Ceko, Inggris, Prancis, Singapura, Republik Korea, India, Mesir, Australia, Amerika Serikat, Iran, Kamboja, Thailand dan Rusia.
“Acara ini akan dibuka Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu,” kata Dirjen Potensi Pertahanan Kemenhan,Timbul Siahaan di Jakarta.
Timbul menjelaskan, pameran ini merupakan agenda rutin dua tahunan, sekaligus ajang promosi bagi produsen peralatan pertahanan dan keamanan internasional.
Perusahaan asing yang akan memamerkan produknya antara lain, General Dynamics, BAE Systems, Rosoboronexport, Sukhoi Aviation, Avibras, Airbus Defence, DSME, Damen Schelde, Lockheed Martin, Northtrop Grumman, Embraer Defence dan Systems, SAAB, Thales Air Defence, Beretta Defence Technologies, Bell Helicopter Textron dan lainnya.
“Ada 700 peserta perusahaan asing dan dalam negeri akan memamerkan pruduk Alutsita (Alat Utama Sistem Persenjataan) dan teknologi terkini,” ungkapnya.
Pameran ini juga akan diikuti oleh industri pertahanan dalam negeri milik negara maupun swasta, instansi pemerintah dan perguruan tinggi. Diantaranya adalah PT Dirgantara Indonesia, PT Pindad, PT LEN, PT Dok Koja Bahari, PT INTI, PT Karakatau Steel, PT Industri Kapal Indonesia.
PT PAL, PT Dahana, PT Bhimasena, PT CMI, PT Sari Bahari, PT Garda Persada, T&E Simulation, PT Darin Indonesia, PT Palindo Marine, PT Tesco Indomaritim dan lainnya.
“Instansi pemerintah yang berpartisipasi adalah Badan Keamanan Laut, Basarnas, BPPT, BNPP, LIPI, LAPAN, TNI, Polri dan Kementerian Perhubungan serta Kementerian Perindustrian.
Di area outdoor kawasan pameran nantinya juga akan dipamerkan Alutsista TNI, diantaranya, 9 unit Panser Anoa pabrikan PT Pindad, Pesawat Swayasa FASI, Rantis Merpati, Rantis Elmas, Tank Amphibi BMP-3F, Radar Rheinmetall, Tank Marder Rheinmetall, senjata mantor rheinmetall, serta demonstrasi tim aerobatik pegasus TNI AU.
“Dalam pameran ini Kementerian pertahanan akan menandatangani perjanjian kerjasama industri pertahanan dengan Pemerintah Turki,” imbuhnya.

Vivanews.com