Pages

Wednesday, 1 August 2012

Korps Marinir Lantik 50 Anggota Baru



Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) Tommy Basari Natanegara dipanggul sejumlah prajurit Korps Marinir sesaat upacara penyematan baret ungu Korps Marinir di pantai Pasir Panjang, Grati, Pasuruan, Jawa Timur, Rabu, (1/8). Setelah upacara pembaretan ini maka 50 prajurit TNI AL yang merupakan siswa Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Angkatan ke-31 Korps Marinir secara resmi berhak menggunakan baret ungu yang menjadi kebanggaan korps sekaligus menjadi keluarga besar Korps Marinir TNI AL. (Foto: ANTARA/ Mar Kuwadi/ss/pd/12)

2 Agustus 2012, Pasuruan: Korps Marinir TNI Angkatan Laut melantik sebanyak 50 orang anggota baru dari siswa bintara prajurit karier yang berhasil menyelesaikan pendidikan berat selama sekitar 6,5 bulan.

Upacara pelantikan dan penyematan baret ungu dipimpin Komandan Pasukan Marinir 1 Surabaya Brigadir Jenderal TNI (Mar) Tommy Basari Natanegara di Pusat Latihan Tempur Marinir di Pasuruan, Jatim, Rabu (1/8).

Hadir dalam upacara tersebut antara lain Wakil Komandan Komando Pengembangan dan Pendidikan Angkatan Laut (Kobangdikal) Brigjen TNI (Mar) Prang Verry Kunto, Komandan Pusat Pendidikan Operasi Laut Laksma TNI Yayat Achmad Hadirat, dan Wakil Bupati Pasuruan Edi Paripurna.

Sebelum resmi dilantik menjadi prajurit Marinir, ke-50 siswa bintara karier tersebut wajib mengikuti pendidikan selama 6,5 bulan, termasuk Pendidikan Komando yang berlangsung tiga bulan.

Pendidikan Komando merupakan tahapan terberat yang harus dijalani calon prajurit Marinir, karena menguji ketahanan fisik, mental, dan inteligensia.

Menurut Komandan Komando Pendidikan Marinir Kolonel Hasanuddin, ada enam tahapan berat yang harus dilewati calon prajurit, seperti tahapan laut, komando, hutan, gerilya, dan lintas medan menempuh rute sejauh 355 km dari Banyuwangi ke Surabaya dengan berjalan kaki memotong empat pegunungan.

"Pendidikan ini wajib hukumnya bagi calon-calon prajurit Marinir, sebelum sah menjadi keluarga besar Korps Marinir dan mengenakan baret ungu," katanya.

Komandan Pasmar-1 Surabaya Brigjen TNI Tommy Basari mengatakan, upacara pelantikan ini merupakan titik awal bagi prajurit untuk memulai proses pengabdian kepada negara dan bangsa melalui Korps Marinir.

"Mulai saat ini, kalian sebagai prajurit Marinir harus menjadi kebanggaan rakyat yang bisa diandalkan untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI," katanya.

Sumber: Republika

Kemhan Pesan Dua LST dan Satu BCM dari PT DKB

KRI Lambung Mangkurat Bersandar di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin


Seorang awak kapal memperhatikan haluan KRI Lambung Mangkurat yang sandar di pelabuhan Trisakti Banjarmasin untuk melakukan penambahan logistik, bahan bakar dan perawatan selama tiga hari setelah melakukan Operasi Tameng Hiu di perairan perbatasan Kalimantan Timur - Malaysia, Selasa (31/7). KRI Lambung Mangkurat menggelar open ship bagi masyarakat untuk berkunjung ke kapal dan melihat persenjataan canggih yang di miliki kapal tersebut. (Foto: ANTARA/Herry Murdy Hermawan/Koz/nz/12)

1 Agustus 2012, Banjarmasin: KRI Lambung Mangkurat (874) bersandar di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, pukul 20.00 WITA, Senin (30/7).

KRI Lambung Mangkurat kapal perang jenis korvet Parchim tergabung dalam Armada Timur TNI AL, sedang melakukan Operasi Tameng Hiu yaitu patrol perbatasan wilayath RI dan Malaysia di kawasan Kalimantan Timur.

Kapal dibawah komandan Letkol Laut (P) Wahyu Endriawan, bersandar di Pelabuhan Trisakti setelah melakukan operasi selama 2 bulan dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya untuk menambah logistik, bahan bakar dan perawatan, selanjutnya melakukan perlayaran ke peraiaran Kalimantan Timur.

 
Seorang awak kapal menarik tali sandar KRI Lambung Mangkurat di pelabuhan Trisakti Banjarmasin. (Foto: ANTARA/Herry Murdy Hermawan/Koz/nz/12)

KRI Lambung Mangkurat bersandar di Pelabuhan Trisakti hingga Jumat (3/8). Masyarakat Banjarmasin dan sekitarnya diberi kesempatan mengunjungi kapal perang selama bersandar di pelabuhan.

KRI Lambung Mangkurat diawaki 60 personel telah berkunjung ke Banjarmasin pada 1994, saat peluncuran pertama kapal perang tersebut dalam jajaran armada TNI AL.

Sumber: ANTARA News Kalsel
@Berita HanKam