Pages

Saturday, 22 December 2012

Vnesheconombank Kucurkan Indonesia 399,5 Juta Dolar untuk Pembelian Su-30MK2


Penandatanganan kontrak pembelian 6 unit Sukhoi Su-30MK2 Flanker. (Foto: Kedubes Federasi Rusia)

22 Desember 2012, Moskow: Bank milik pemerintah Rusia Vnesheconombank dalam laman resminya pada Kamis (20/12), memberitakan telah memberikan fasilitas kredit senilai 399,5 juta dolar ke Indonesia.

Vnesheconombank dan Pemerintah Indonesia diwakili Menteri Keuangan menandatangani kredit 399,5 juta dolar dengan masa pembayaran selama 7 tahun.

Kredit akan digunakan untuk pembelian 6 jet tempur Su-30MK2 Flanker beserta perangkat pendukung. Pesawat tempur akan ditempatkan di Skuadron Udara 11 Lanud Sultan Hassanudin, Makassar. Pembelian ini melengkapi jumlah Sukhoi Skuadron Udara 11 menjadi 16 unit pesawat.

Kontrak pembelian 6 unit Su-30MK2 Flanker telah ditandatangani Kementerian Pertahanan dan OJSC Rosoboronexport pada 29 Desember 2011 di Jakarta.

Sumber: Vnesheconombank

Indonesia Butuh Regulasi Pengawasan Udara

Panglima TNI
Panglima TNI, Laksamana Agus Suhartono, mengatakan hingga saat ini regulasi mengenai pengawasan udara nasional belum komprehensif. Diharapkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengawasan Udara Nasional segera disahkan sebagai revisi dari UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Kedaulatan Penerbangan.

"Harus ada penyamaan persepsi tentang pentingnya pertahanan dan kedaulatan udara nasional," kata Panglima TNI saat menjadi inspektur upacara dalam serah terima jabatan Kepala Staf TNI AU (Kasau) di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (21/12).

Keberadaan regulasi yang komprehensif, lanjut Panglima, akan menjadi referensi dalam menyusun strategi penggunaan tepat guna untuk mendukung pertahanan udara. "Saya juga berharap UU Pengawasan Udara Nasional bisa menjadi landasan hukum dalam optimalisasi industri kedirgantaraan walaupun saat ini sudah ada UU Industri Pertahanan," kata dia.

Marsekal Madya TNI Ida Bagus Putu Dunia resmi menggantikan Marsekal Imam Sufaat sebagai Kasau. Sebelum serah terima jabatan ini, Ida Bagus sudah dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Senin (17/12).

Agus Suhartono berharap Ida Bagus mampu meningkatkan kemampuan TNI AU ke depannya, khususnya dalam pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) untuk mencapai kekuatan pokok minimum (Minimum Essential Force/MEF) hingga 2024. "Saya harap Kasau yang baru dapat meneruskan kepemimpinan Kasau yang lama dan melakukan inovasi-inovasi baru yang dapat meningkatkan kemampuan TNI AU," kata Panglima.

Agus berharap pergantian kepala staf baru ini bisa membuat TNI AU mengambil langkah penyempurnaan strategi keamanan udara dalam koridor pembangunan kekuatan, sesuai dengan kemampuan dan kebijakan MEF.

Terus Meningkat

Menurut dia, strategi keamanan udara merupakan keharusan guna memperoleh gambaran tentang keefektifan dan efisiensi pencapaian sasaran kebijakan pembangunan MEF TNI AU. Apalagi ke depan, perkembangan situasi keamanan regional dan internasional akan terus meningkat dan sewaktu-waktu mengganggu dan mengancam kepentingan nasional.

Selama menjabat sebagai Kasau, Imam Sufaat terbilang sukses memodernisasi alutsista dengan persentase angka penambahan mencapai 60 persen dari kekuatan sebelumnya. Imam yang menjabat Kasau lebih dari tiga tahun ini juga berhasil menambah Satuan Radar dan Batalyon Paskhas di Biak sebagai penambahan kekuatan di Indonesia Timur. Imam pun menambah Skadron VVIP khusus helikopter di Halim Perdanakusuma. Setelah sertijab ini, Imam akan menjalani masa pensiun.

Sementara itu, Ida Bagus menyatakan akan melanjutkan kepemimpinan Kasau yang lama guna meningkatkan profesionalisme prajurit TNI AU dan meningkatkan kemampuan alutsista TNI AU. "Untuk peningkatan alutsista TNI AU ke depan, saya akan langsung konsolidasikan dengan jajaran. Saat ini saya belum melihat dokumen secara keseluruhan," katanya.

Ida Bagus merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1981 dan merupakan pria keturunan Tabanan, Bali. Ia memulai karier sebagai penerbang Wingdik 1 Lanud Adi Sutjipto. Kariernya mulai meroket pada 2011 ketika menjabat gubernur AAU.

Pada Juli 2012 lalu, dia mendapat promosi bintang tiga dengan jabatan komandan sekolah staf dan komando (Dansesko) TNI. Ida Bagus akan menyandang bintang empat dan menjadi putra Bali pertama yang menjadi orang nomor satu di lingkungan AU.

Sumber :  Koran Jakarta

Pesawat TNI AU yang Rusak akan Dihibahkan

 
Jakarta - Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono memimpin upacara serah terima jabatan Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU), dari Marsekal TNI Iman Sufaat kepada penggantinya, Marsekal Madya TNI Ida Bagus Putu Dunia.

Sertijab digelar di Pangkalan Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jumat (21/12/2012) pagi.


Dalam sambutannya, Laksamana Agus Suhartono mengungkapkan pentingnya peran yang diemban KASAU.

Panglima TNI juga berharap pejabat yang baru dapat memberikan segala kemampuan yang dimiliki, untuk menata kembali jajaran TNI AU dan meningkatkan kemampuan AU lebih baik lagi.

"Saya harap kepala staf TNI AU yang baru dapat meneruskan kepimpinan yang lama, tentunya diselingi inovasi-inovasi baru yang bisa meningkatkan kemampuan angkatan udara lebih baik lagi," ujar Laksamana Agus Suhartono.

Panglima TNI juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Marsekal TNI Iman Sufaat dan keluarga, yang telah membantu kelancaran tugas di jajaran TNI AU.

Usai pelantikan, Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia mengatakan, ia akan mulai mengevaluasi dan melakukan sosialisi lebih dulu terhadap para anggotanya.

"Saya harus melanjutkan program-program pejabat pendahulu saya. Saya akan melakukan konsolidasi untuk mengadakan evaluasi, kira-kira apa yang perlu diperbaiki. Karena, semboyan kami adalah hari esok harus lebih baik dari sebelumnya," paparnya.

Menanggapi masalah pesawat TNI AU yang sering mengalami kecelakaan, Putu akan terus mengevaluasi pesawat-pesawat TNI AU. Jika sudah tidak layak pakai, Agus mengaku pesawat-pesawat itu akan dihibahkan.

"Kami sudah berusaha melakukan hibah, kami akan terus melakukan evaluasi titik lemah mana yang harus diperbaiki," jelasnya.

Marsekal Madya TNI Ida Bagus Putu Dunia adalah KASAU ke-19, yang merupakan alumni Akademi Angkatan Udara tahun 1981. Sebelumnya, ia dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Senin (17/12/2012).

Sumber :  Tribunnews