Pages

Monday, 21 May 2012

Bandara Perbatasan Tampung Hercules

Indonesia terus memperkuat pasukan dan infrastruktur di perbatasan dengan Malaysia, Kalimantan Timur. Mabes TNI Cilangkap memerintahkan Pangdam VI Mulawarman Mayjen Subekti mengerahkan Detasemen Zeni Tempur Kodam VI, untuk membangun dan menambah panjang landasan, tiga bandar udara di perbatasan Indonesia-Malaysia.
“Kita hendak pastikan agar pesawat Hercules bisa mendarat di bandara-bandara tersebut,” ujar Pangdam VI Mulawarman.
Ketiga bandara yang akan renovasi: Bandara Long Bawan – Nunukan, Bandara Long Ampung

Sunday, 20 May 2012

NATO Realisasikan Pertahanan Rudal Eropa

VIVAnews - Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO mulai menjalankan sistem pertahanan rudal Eropa. Pengumuman itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal NATO, Anders Rasmussen, dalam pertemuan di Chicago, Amerika Serikat.

"Di Lisbon, kami sepakat untuk membangun sistem pertahanan rudal NATO. Hari ini, di Chicago, kami mendeklarasikan realisasinya," kata Rasmussen seperti dikutip RIA Novosti. "Kami menyebutnya Kemampuan Interim."

Ramussen menyebut ini sebagai langkah pertama untuk memberikan perlindungan dan jaminan penuh bagi populasi, teritori, dan kekuatan Eropa, khususnya anggota NATO. "Sistem kami akan menghubungkan aset pertahanan rudal bersama dari aliansi berbeda --satelit, kapal, radar dan interseptor-- di bawah kontrol dan

Umar Patek Sibuk Korek-korek Kuping, Sidang Jeda Sebentar


Jakarta Sidang pembacaan penuntutan untuk terdakwa Bom Bali I, Umar Patek, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang diketuai Bambang Suharyadi tiba-tiba berhenti. Sang terdakwa tiba-tiba mengorek-ngorek telinga sebelah kirinya.

Pantauan detikcom di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jalan S Parman, Jakarta, Senin (21/5/2012), sidang tiba-tiba jeda sejenak. Hal itu dikarenakan Umar Patek mendadak mengorek-ngorek telinga kirinya dengan tisu.

Melihat hal itu, ketua majelis hakim, Encep Yuliardi, bertanya kepada Umar Patek.

"Terdakwa apakah sakit?" tanya Encep yang dijawab anggukan oleh Umar sambil tetap mengorek-ngorek