Pages

Friday, 21 November 2014

Saat Prajurit Raider Unjuk Gigi di Depan Menhan


 
Agus Setyadi/detikcom 
 
Banda Aceh - Pasukan Raider 112 Kodam Iskandar Muda menunjukkan kemampuan pembebasan sandera di dalam air di depan Menhan Ryamizard Ryacudu. Melihat itu, Menhan sangat bangga.

Ryamizard tiba sekitar pukul 14.30 WIB di Kodam Iskandar Muda, Banda Aceh, Kamis (20/11/2014). Dia berjalan kaki saat turun dari mobil menuju panggung utama acara. Mantan Pangkostrad itu pun menghentikan langkahnya begitu mendengar yel-yel yang dinyanyikan Pasukan Raider itu untuk menyambut kedatangannya.


Pasukan Raider kemudian menunjukkan kemampuan khusus membebaskan sandera dalam air. Suara ledakan dari dalam air terdengar tiga kali disertai rentetan suara tembakan. Alhasil, semua penculik berhasil dilumpuhkan.

Dalam sambutannya, Menhan menegaskan bila dirinyalah yang mendirikan Pasukan Raider. Karena itu ia merasa bangga dengan kemampuan yang dimiliki pasukan tersebut.

"Saya yang mendirikan Pasukan Raider. Kalian harus bangga menjadi Raider," kata Menhan.

Menhan juga meminta agar semangat Pasukan Raider tidak luntur dan tetap mempertahankan kemampuan yang dimilikinya.

Dalam kesempatan itu Menhan menceritakan dirinya ditanya oleh tentara Amerika mengapa latihan Pasukan Raider selama enam bulan.

"Saya bilang kalau latihan taktik dan tehnik tempur itu biasa semua orang bisa. Tapi bagaimana prajurit ini disuruh mati ia senang," jelasnya.
"Sekarang saya tanya, kamu disuruh mati senang nggak?" tanya Menhan.

"Siap!" jawab Pasukan Raider serentak.

Kedatangan Menhan ke Banda Aceh untuk mengunjungi Pulau Rondo, yaitu pulau terluar Indonesia yang terletak tak jauh dari Sabang. Selain itu, ia juga menggelar pertemuan tertutup di Kodam Iskandar Muda sebelum bertolak ke Jakarta. (Detik.com)

TNI AL Gagalkan Pambajakan Kapal Kargo

 
cargo-kopaska
ilustrasi: Pembebasasan Kapal oleh Kopaska

Pekanbaru – Kapal Perang Indonesia di bawah Komando Armada Barat (Koarmabar) menggagalkan pembajakan kapal kargo berbendera Panama yang berada di selat Philips, dekat Singapura.
Demikian disampaikan, Kepala Dinas Penerangan, Koarmabar, Letkol (L) Ariris Miftachurrahman dalam siaran persnya yang diterima detikcom, Jumat (21/11/2014).

Letkol Ariris menjelaskan, informasi terjadinya pembajakan diterima TNI AL dari liasion officer RI di di IFC (Information Fusion Center) Singapura. Disampaikan bahwa MV New Emerald berbendera Panama akan dibajak di perbatasan Indonesia-Singapura, Jumat (21/11/2014).

KRI Sanca-815 dengan Komandan Kapten Laut (P) Eko Yudi dan KRI Todak-631 dengan Komandan Mayor Laut (P) Sandy Kurniawan yang sedang melaksanakan operasi pengamanan perbatasan Indonesia-Singapura bergeser ke lokasi yang dimaksud.

“Tidak membutuhkan waktu lama, kedua kapal perang tersebut berhasil mendeteksi dan menemukan keberadaan kapal MV New Emerald. Selanjutnya mereka mengawal ke perairan Teluk Jodoh, Batam, Kepulauan Riau (Kepri),” kata Letkol Ariris.

Tidak ada kerugian material dalam kejadian tersebut. Para pembajak sudah melarikan diri sebelum kedua KRI sampai di lokasi kejadian.
Koarmabar, menurut Letkol Ariris, selalu siaga. Terutama terkait isu pembajakan dan pencurian. (Detik.com).

KSAU dan KSAL Segera Diganti

 
Jet tempur SU 27 TNI AU
Jet tempur SU 27 TNI AU

Jakarta – KSAL Laksamana TNI Marsetio dan KSAU Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia akan segera pensiun. Presiden Jokowi pun sudah meminta Menko Polhukam Tedjo Edhie dan Wanjakti di TNI melakukan penilaian, siapa calon terbaik untuk menjadi penggantinya.

“Secara waktu sudah waktunya bagi presiden untuk menggeser jabatan bintang tiga bintang empat, karena pejabat-pejabatnya akan pensiun. Seperti misalnya Kepala Staf AU, itu akan pensiun bulan September, Kepala Staf Angkatan Laut juga segera pensiun kalau tidak salah Februari,” jelas Seskab Andi Widjajanto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (21/11/2014).

Menurut Andi pergantian ini tidak ada urusan atau kaitan dengan peristiwa politik atau kejadian tertentu murni karena sang pejabat pensiun.
“Jadi ada jabatan-jabatan yang memang harus segera diganti karena pejabat lamanya akan pensiun,” urai dia.

Saat ini, lanjut Andi, Wanjakti di TNI dan Polri juga tengah menggodok calon terbaik. Nantinya calon itu akan disetor ke Jokowi untuk disetujui atau tidak.

“Dan Wanjakti-nya sudah bersidang, nanti hasilnya akan dilaporkan ke presiden Minggu depan, untuk kemudian Presiden memutuskan jabatan-jabatan strategis apa yang akan diganti di Mabes TNI,” tutup dia. (Detik.com).